Pendiri e-commerce Alibaba, Jack Ma pernah dinobatkan
sebagai orang terkaya di China pada tahun 2014. Dengan kekayaannya yang kini
mencapai Rp 289,8 triliun, Ma berada di peringkat ketujuh sebagai orang terkaya
sedunia di bidang teknologi versi majalah Forbes.
Kesuksesan yang diraih Ma sekarang adalah buah dari kerja
keras yang dia lakukan selama bertahun-tahun. Ma tidak dilahirkan dari keluarga
yang kaya. Dia juga bukan orang yang memiliki prestasi menonjol di sekolah.
Malah dia sempat gagal ujian masuk SD 2 kali, SMP 3 kali, dan pernah ditolak
Universitas Harvard 10 kali.
Bahkan setelah lulus dari bangku kuliah, Ma tak kunjung
mendapatkan pekerjaan. Dia pernah mengikuti tes jadi polisi, namun akhirnya
gagal. Dia juga pernah melamar di KFC, tapi lagi-lagi dia mendapat penolakan.
Namun kegagalan demi kegagalan yang dia alami tak membuatnya
menyerah begitu saja. Jack Ma sukses membalikkan nasibnya. Ini 10 rahasia
sukses Jack Ma yang membuatnya jadi orang terkaya di China.
1. Terbiasa dengan penolakan
Setelah lulus kuliah, Ma pernah melamar pekerjaan di
sejumlah instansi perusahaan. Tiga puluh kali dia melamar, tiga puluh kali pula
dia ditolak. "Ketika aku melamar di KFC, ada 24 orang yang melamar kerja
di sana. Mereka menerima 23 orang. Akulah satu-satunya orang yang gagal diterima
waktu itu," kenangnya. Menurut Ma, penolakan adalah sesuatu yang wajar.
Itu artinya kita memang belum benar-benar bagus.
2. Jagalah mimpi-mimpimu
Ma pernah mengatakan bahwa salah satu kunci kesuksesan
Alibaba adalah berani bermimpi dan menjaga mimpi itu agar tidak padam. Karena
kelak pada suatu hari nanti, mimpi tersebut bisa menjadi kenyataan. Ma juga
berpunya mimpi jika suatu saat nanti Alibaba akan mengalahkan Walmart sebagai
retailer terbesar di dunia.
3. Fokus pada kultur
Jack Ma selalu menekankan kepada para karyawannya bahwa
Alibaba didirikan untuk membantu dan memudahkan banyak orang, bukan sekadar
untuk meraup keuntungan semata. Dengan adanya toko online, seseorang tidak
perlu repot-repot pergi ke pasar untuk mencari barang yang diinginkan. Itulah
misi yang dibawa Alibaba.
4. Abaikan para haters
Saat Jack Ma mengusulkan Alipay, ide itu sempat mendapatkan
berbagai cibiran dan dianggap gila. Namun Ma tak bergeming. Dia berhasil
membuktikan bahwa ucapan mereka salah. Alipay kini menjadi metode pembayaran
online terbesar di China dengan lebih dari 800 juta pengguna.
5. Carilah inspirasi
Ma mengaku sering mendapat inspirasi ketika menonton film.
Dia juga tak memungkiri kemampuannya berpidato saat ini didapatkannya dari
melihat adegan di film. Salah satu film kesukaannya adalah Forrest Gump.
6. Fokus, fokus, dan fokus!
Jack Ma mengakui bahwa dirinya kerap mendapatkan banyak ide,
masukan, dan saran dari berbagai pihak. Bahkan dalam sehari, dia mendapatkan
sekitar 5.000 ide. Namun sebagai seorang CEO, Ma tidak segan-segan mengatakan
"tidak" dan tetap fokus pada tujuan awal perusahaan, yaitu memudahkan
hajat hidup orang banyak.
7. Branding itu penting
Nama Alibaba dipilih Ma karena menurutnya banyak orang
familiar dengan nama tersebut. Nama Alibaba juga mudah dilafalkan dan diingat
oleh orang. "Aku turun ke jalan untuk bertanya kepada sekitar 20 orang dan
mereka semua tahu nama Alibaba. Aku kemudian memutuskan menggunakan nama
tersebut," kata Jack Ma.
8. Pelanggan nomor satu
Di perusahaan miliknya, Jack Ma punya prioritas yang tidak
bisa diganggu gugat. Pelanggan nomor satu, kedua karyawan, dan terakhir adalah
pemegang saham. Skala prioritas itu dibuat Ma bukan tanpa alasan. "Ketika
krisis melanda, para pemegang saham Alibaba pada kabur begitu saja, sementara
para pelanggan dan pegawai tetap setia di sisi kami," kata dia.
9. Jangan pernah mengeluh, carilah kesempatan
Ketika masalah datang, sebagian orang pasti akan mengeluh.
Sementara lainnya akan mencari peluang untuk berubah dan menemukan solusinya.
Menurut Ma, untuk bisa sukses, kita harus jadi orang tipe kedua. Tidak hanya
mengeluh, tapi mencari cara bagaimana kendala tersebut bisa teratasi.
10. Punya passion
Jack Ma selalu menekankan kepada para pegawainya untuk bekerja
dengan passion. Jika seseorang bekerja sepenuh hati, maka hasilnya pun akan
lebih maksimal. Orang juga tidak akan merasa bosan dan lelah, karena pekerjaan
itu memang bidang yang dia sukai.
